DKI Jakarta Raih Predikat Provinsi Paling Demokratis Se-Indonesia, KPJ: Masyarakat Jakarta Rasional

Megapolitan  KAMIS, 06 AGUSTUS 2020 , 11:25:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

DKI Jakarta Raih Predikat Provinsi Paling Demokratis Se-Indonesia, KPJ: Masyarakat Jakarta Rasional

Balaikota DKI Jakarta/Net

Raihan predikat provinsi paling demokratis se-Indonesia dengan capaian Indeks Demokrasi (IDI) 2019 yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sebesar 88, 29 atau dalam kategori kinerja baik, mendapat pujian publik.

Salah satunya disampaikan Sekjen Koalisi Peduli Jakarta (KPJ) Sapta Hadi.

Menurut Indeks Demokrasi Provinsi DKI Jakarta No. 35/08/31/Th.XXII, yang dirilis oleh BPS Provinsi DKI Jakarta pada 5 Agustus 2020.

Ini untuk kesekian kalinya DKI Jakarta kembali dinilai sebagai provinsi paling demokratis Se-Indonesia. Dengan capaian indeks demokrasi (IDI) 2019 sebesar 88,29 (kinerja baik), meningkat 3,21 poin dari IDI 2018 yang sebesar 85,08.

"Angka ini sekaligus memecahkan rekor angka IDI tertinggi selama 11 tahun penghitungannya ungkap Sapta Hadi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (6/8).

Peningkatan ini didorong oleh adanya perbaikan pada Aspek Hak-hak Politik meningkat dari 75,43 (tahun 2018) menjadi 83,86 (tahun 2019) atau naik 8,43 poin. (diantaranya peningkatan voters turn out pada Pemilu Legislatif 2019).

Capaian Aspek Lembaga Demokrasi di tahun 2019 ini juga membaik 4,07 poin dari 87,82 (tahun 2018) menjadi 91,89 (tahun 2019). (diantaranya perbaikan transparansi anggaran di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta).

"Bahkan aspek Kebebasan Berkeyakinan kita juga naik dan mendapat nilai sempurna 100," ujar Sapta.

Sekalipun capaian indeks demokrasi DKI Jakarta di tahun ini sudah cukup tinggi, namun masih menyisakan beberapa pekerjaan rumah.

IDI tidak hanya melihat gambaran demokrasi yang berasal dari sisi kinerja pemerintah/birokrasi saja, namun juga dari aspek peran masyarakat, lembaga legislatif (DPRD), partai politik, lembaga peradilan dan penegak hukum.

"Oleh karena itu, capaian IDI merupakan hasil usaha kita semua di Jakarta," ungkap Sapta

KPJ menilai penghargaan tersebut layak diterima oleh Pemprov DKI yang dipimpin Gubermur Anies Baswedan. Sebagai ibu kota negara memang sudah sewajarnya jika masyarakat Jakarta adalah masyarakat yang berpikir rasional dalam menggunakan hak demokrasinya.

"Masyarakatnya relatif masyarakat yang rasional, kultur masyarakat yang sudah pandai, kami kira Jakarta layak menyandang predikat itu," ucap Sapta.

Sapta berharap Pemprov DKI Jakarta mampu untuk mempertahakan dan menjaga iklim demokrasi di DKI Jakarta yang jauh lebih baik ini.

Sapta juga mendorong Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta untuk bisa lebih meningkatkan kualitas berdemokrasi masyarakat DKI Jakarta.

"Kesbangpol perannya sangat strategis dalam rangka meningkatkan kualitas demokrasi masyarakat DKI Jakarta," pungkas Sapta.[dod]

Komentar Pembaca