Dinas SDA Usulkan Rp 5,2 Triliun Untuk Pengendalian Banjir Ibukota

Megapolitan  KAMIS, 06 AGUSTUS 2020 , 16:36:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dinas SDA Usulkan Rp 5,2 Triliun Untuk Pengendalian Banjir Ibukota

Juaini Yusuf/Ist

Di tengah pandemik Covid-19 yang masih mewabah, berbagai upaya terus dilakukan Pemprov DKI Jakarta dalam rangka pencegahan dan penanggulangan banjir di Ibukota.

Terlebih lagi saat ini, Pemprov DKI mendapat bantuan pinjaman dari pemerintah pusat melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) sebesar Rp12,5 triliun untuk pemulihan ekonomi.

Dalam rapat pimpinan pengendalian banjir beberapa waktu lalu di Balaikota DKI Jakarta, Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Juaini Yusuf mengajukan anggaran yang diperlukan untuk pengendalian banjir tahun 2020 hingga 2022 sebesar Rp.5.297.500.000.000 triliun

Anggaran tersebut nantinya akan diperuntukkan untuk banyak hal, diantaranya pembangunan polder pengendali banjir, perbaikan dan pembelian pompa pengendali banjir, pembebasan lahan dan pembuatan waduk, membuat sumur resapan atau vertikal drainase, peningkatan kapasitas kali, sungai dan saluran, serta pembangunan tanggul pengaman pantai.

"Selain itu diperlukan untuk pengadaan flood management information system yang terdiri dari alat pengukur debit, alat pengukur curah hujan, dan CCTV," ujar Juaini dalam video rapat yang dikutip redaksi Kantor Berita Politik RMOLJakarta melalui Channel YouTube Pemprov DKI, Kamis (6/8).

Anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini menjelaskan pada dasarnya ada tiga prinsipnya dalam pengendalian banjir yakni di low land area, middle area, maupun high land area.

Oleh karenanya diperlukan strategi yang matang dalam pengendalian banjir dan anggaran yang dikeluarkan bisa terserap secara optimal.

"Untuk prioritas di tahun 2020 ini, rencana kita akan membangun polder, tapi karena kemarin terkendala dengan anggaran, jadi untuk mengantisipasinya di tahun 2020 ini kita melakukan pembelian pompa mobile yang berjumlah di dinas ada 19 unit yang kapasitasnya 500 liter per detik," tandas Juaini.[dod]

Komentar Pembaca