Pengamat Perbankan Ini Tuntut Asuransi Kresna Life Transparan Soal Gagal Bayar Polis

Hukum  KAMIS, 06 AGUSTUS 2020 , 17:09:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pengamat Perbankan Ini Tuntut Asuransi Kresna Life Transparan Soal Gagal Bayar Polis

Achmad Deni Daruri/Ist

Kisruh polis yang terjadi di perusahaan Asuransi Kresna Life, mendapat sorotan banyak kalangan. Salah satunya datang dari pengamat perbankan Achmad Deni Daruri.

Menurut Deni, persoalan gagal bayar yang terjadi terhadap polis Ansuransi Kresna Life harus segera diselesaikan.

Caranya, pihak perusahaan dalam hal ini Asuransi Kresna Life, harus secara transparan memberi penjelasan kepada semua pemegang polis apa yang menjadi penyebab klaim polis tidak bisa dibayarkan.

"Pihak perusahaan asuransi tidak boleh 'lari' ketika tidak bisa membayar klaim kepada polis. Manajemen perusahan harus terbuka dan menjelaskan penyebab kenapa bisa tidak membayar klaim," ujar Deni saat dihubungi wartawan, Kamis (6/8).

Kata Deni, perusahaan asuransi yang mempunyai masalah dengan polis tidak bisa membiarkan masalahnya berlarut-larut. Harus secepatnya diselesaikan karena kalau dibiarkan berlarut-larut dampaknya bisa sangat luar biasa.

"Memang harus sepatnya diselesaikan, kalau dibiarkan nantinya akan timbul ketidak percayaan masyarakat terhadap lembaga pembiayaan. Kalau ini terjadi bisa bahaya juga. Sektor ekonomi bisa terdampak," kata Deni.

Tak hanya itu, Deni pun meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai lembaga pengawasan keuangan harus bertindak, sehingga kasus-kasus yang terjadi menyangkut gagal bayar klaim polis di ansuransi tidak merembet kemana-kemana.

"Harus ada investigasi regulator. Sekali lagi masyatakat jangan sampai dirugikan. Satu persoalan harus diselesaikan cepat sehingga tidak menimbulkan masalah baru lagi," ungkap Deni.

Lanjut Deni, wabah Covid -19 tidak bisa dijadikan alasan bagi lembaga pebiayaan tidak membayar klaim dari polis ataupun nasabah.

"Kalau bicara dampak Covid -19, semuanya juga terdampak. Intinya seperti yang saya sebutkan tadi, harus ada transparansi dari pihak perusahaan," pungkasnya.

Seperti diketahui, perusahaan Asuransi Kresna Life saat ini sedang menghadapi persoalan karena tidak bisa membayar klaim kepada pihak polis atau nasabahnya.

Bahkan para pemegang polis Asuransi Kresna Life saat ini ada yang merasa tertipu karena sudah menaruh dananya hingga miliaran rupiah.

Salah satu pemegang polis yang merasa ditipu oleh adalah warga Jakarta Barat Inggard Joshua.

Politisi Gerindra ini sedang berjuang keras agar puluhan miliar rupiah uangnnya yang disimpan di Asuransi Kresna Life bisa kembali.[dod]

Komentar Pembaca
Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

JUM'AT, 14 AGUSTUS 2020 , 06:40:00

Danjen Kopassus Tutup Pendidikan Komando Angkatan 104
Balkoters Berkurban

Balkoters Berkurban

SABTU, 01 AGUSTUS 2020 , 11:16:00