Gelar Resepsi Masa PSBB, Siap-siap Denda Rp 10 Juta Menanti

Megapolitan  JUM'AT, 07 AGUSTUS 2020 , 12:22:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gelar Resepsi Masa PSBB, Siap-siap Denda Rp 10 Juta Menanti

Cucu Ahmad Kurnia/Net

Penyelenggaraan resepsi pernikahan di Ibukota belum diizinkan dilakukan di tengah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi.

"Pesta pernikahan belum boleh," ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia saat dihubungi wartawan, Jumat (7/8).

Kendati demikian, Cucu menegaskan, untuk akad nikah tetap diizinkan dilakukan di rumah ibadah dengan maksimal dihadiri tidak lebih dari 30 orang.

Hal tersebut merujuk pada Surat Edaran Menteri Agama Nomor 15/2020 yang menyebut rumah ibadah boleh menjadi tempat akad nikah.

Dalam Pergub No. 51 Tahun 2020 tentang PSBB Transisi, turut diatur soal ketentuan kegiatan keagamaan di rumah ibadah.

Cucu menegaskan, jika ada yang ngotot menggelar resepsi atau pesta maka sesuai pergub yang bersangkutan terancam denda Rp 10 juta.

"Dendanya sesuai Pergub 51 yakni Rp 10 juta," terang anak buah Anies Baswedan itu.

Dalam Pergub No. 51, fasilitas umum juga hanya diizinkan menjadi tempat acara atau menggelar acara yang diperbolehkan dilakukan. Sedangkan pesta pernikahan belum diizinkan untuk digelar.

Bila masih nekat dilakukan, sanksi berupa teguran tertulis hingga denda bisa diberlakukan.

Hal ini tertuang dalam Pergub No. 51 Bagian Empat Pasal 15 tentang fasilitas umum. Pada ayat 3 tertulis denda maksimal Rp 10 juta.[dod]

Komentar Pembaca
Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

JUM'AT, 14 AGUSTUS 2020 , 06:40:00

Balkoters Berkurban

Balkoters Berkurban

SABTU, 01 AGUSTUS 2020 , 11:16:00

Danjen Kopassus Tutup Pendidikan Komando Angkatan 104