Permanenkan Belajar Daring, Nadiem Disarankan Mundur

Politik  JUM'AT, 07 AGUSTUS 2020 , 19:58:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Permanenkan Belajar Daring, Nadiem Disarankan Mundur

Nadiem Makarim/Ist

Selama lima bulan pandemi Covid-19 melanda Tanah Air, tantangan menghadapi arus globalisasi terhadap kemampuan sosial anak dalam dunia pendidikan makin mengkhawatirkan.

Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal Front Kerakyatan Gita Nasution melalui keterangan tertulisnya, Jumat (7/8).

"Melihat kondisi pandemi yang terjadi di Indonesia saat ini membawa kekhawatiran dan rasa empati terhadap sebagian kalangan, khususnya kaum muda yang menjadi bagian dari mata rantai atas tongkat estafet pembangunan bangsa," kata Gita.

Gita berpendapat, pendidikan yang menjadi hak dari seluruh anak bangsa menjadi landasan utama berkembangnya sebuah bangsa.

Sayangnya, pandemi yang belum berakhir tidak hanya menciptakan duka bagi dunia kesehatan dan ekonomi namun juga dunia pendidikan.

"Pandemi memberi pengaruh tersendiri dalam hal membangun karakter dan mental generasi bangsa," ujar Gita.

Kata Gita, pendidikan merupakan bagian penting dalam membangun manusia yang berkarakter. Tidak hanya lingkungan keluarga, pendidikan juga diyakini memiliki peran penting bagi ketahanan bangsa.

Selain itu, menurut Gita, proses penguatan pendidikan karakter dan sosialisasi bagi peserta didik adalah hal penting dan harus dipenuhi dengan bersekolah.

Berkaitan dengan kondisi pandemi yang mengharuskan pemerintah mengeluarkan kebijakan langsung terhadap beberapa aktivitas pendidikan membuat hampir seluruh lapisan masyarakat mengalami adaptasi yang sulit.

"Mulai dari perangkat sekolah, orang tua murid serta anak didik yang menjalani proses pembelajaran jarak jauh," ungkap Gita.

Ironisnya, di masa pandemi, tidak semua orang tua siswa memiliki kemampuan finansial yang mampu mencukupi kebutuhan pulsa kuota untuk belajar secara daring.

"Belajar daring bukan adaptasi yang sederhana. Apalagi banyak ├čorang tua siswa mengalami keterbatasan dalam beradaptasi secara daring, serta tidak semua orang tua murid mampu membekali kuota dari proses daring ini dan anak dituntuk mengikuti rangkaian prosesnya," papar Gita.

Gita menilai, pemerintah dalam hal ini Mendikbud Nadiem Makarim harus bertanggung jawab dan tidak serta merta menunggu keputusan dari Gugus Tugas Covid-19.

"Intinya, tidak semua orang tua siswa mampu membeli kuota dan cepat dalam beradaptasi terhadap siklus dunia pendidikan saat ini. Yang paling mendasar bagaimana kemampuan sosial anak bisa terbangun menghadapi proses pembelajaran daring ini," terang Gita.

"Jika Nadiem tidak mampu mengatasi tantangan ini, apalagi jika wacana pendidikan yang selama ini berjalan di sekolah akan dibumi hanguskan dan diganti dengan proses daring secara permanen, saya rasa lebih baik Nadiem mundur dari jabatannya," imbuhnya.

Gita juga menyoroti anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang menjadi diskresi harus dipertegas, agar dana yang dikelola tidak simpang siur, terarah serta tepat sasaran.

"Karena kebijakan seperti ini akan membuka keleluasaan penyalahgunaan dana," tegas Gita.

Lanjut Gita, Front Kerakyatan sendiri sudah melakukan pendampingan pendidikan terhadap anak usia dini, dasar dan menengah.

"Sebagai anak bangsa kita harus turun serta dalam menghadapi tantangan arus globalisasi. Pengaruh yang sangat besar terhadap bagaimana kehidupan sosial anak menjadi lebih ketat sehingga membentuk mental yang cenderung bersikap kurang memiliki empati. Jika ini dibiarkan terus-menerus maka bukan tidak mungkin generasi bangsa yang diyakini sebagai modal dalam membangun bangsa kedepan akan tergerus perlahan oleh mental seperti ini," kata Gita menjelaskan.

"Proses belajar daring juga harus diimbangi dengan kemampuan sosisalisasi anak, dan ini penting demi membangun generasi bangsa yang lebih produktif," pungkas Gita.[dod]

Komentar Pembaca
Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

JUM'AT, 14 AGUSTUS 2020 , 06:40:00

Danjen Kopassus Tutup Pendidikan Komando Angkatan 104
Balkoters Berkurban

Balkoters Berkurban

SABTU, 01 AGUSTUS 2020 , 11:16:00