Pandemi Covid-19, Stop Gunakan Istilah Zona Warna!

Politik  MINGGU, 09 AGUSTUS 2020 , 12:43:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pandemi Covid-19, Stop Gunakan Istilah Zona Warna!

Ilustrasi/Ist

Pemerintah harus menyetop penggunaan istilah Zona warna dalam penanganan kasus corona baru alias Covid-19.

Demikian yang disampaikan Ahli Epidemiologi dan Biostatistik Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia, Pandu Riono melalui akun Twitter pribadinya

"Kuning bukan berarti kuning, Hijau bukan berarti hijau. Kuning atau Hijau bisa sesungguhnya Merah. Kenapa? Risiko penularan Covid-19 sangat dipengaruhi mobilitas penduduk," ungkap Pandu seperti yang dikutip Redaksi, Minggu (9/8).

Menurut Pandu, daerah yang diberi warna kuning ataupun oranye tidak bisa serta merta disimpulkan bahwa di daerah tersebut memiliki resiko penularan yang lebih rendah dibandingkan warna merah.

Ditambah lagi, saat ini banyak daerah yang memiliki kapasitas tes PCR sangat terbatas. Bahkan ada yang sengaja tidak tes untuk mencegah wilayahnya jadi merah jelang pilkada.

"Keputusan (pemerintah) izinkan kegiatan penduduk potensial berisiko tinggi, janganlah berbasis warna zona. Waspada!," tegas Pandu mengingatkan.[dod]

Komentar Pembaca
Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

JUM'AT, 14 AGUSTUS 2020 , 06:40:00

Danjen Kopassus Tutup Pendidikan Komando Angkatan 104
Upacara Kemerdekaan Di Balaikota

Upacara Kemerdekaan Di Balaikota

SENIN, 17 AGUSTUS 2020 , 08:16:00