Dianggap Sebar Kebencian, Jurnalis Banjarhits Dipidanakan

Hukum  SELASA, 11 AGUSTUS 2020 , 10:39:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Dianggap Sebar Kebencian, Jurnalis Banjarhits Dipidanakan

Diananta Putera Sumedi/Net

Kebebasan pers di Indonesia kembali diguncang prahara. Seorang jurnalis yang juga merupakan Pimpinan zredaksi Banjarhits.id bernama Diananta Putera Sumedi harus mendekam dibalik jeruji penjara atas pelanggaran UU ITE.

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kotabaru menilai karya jurnalistik Diananta bermuatan SARA dan melanggar kode etik.

Diananta dihukum karena beritanya berjudul 'Tanah Dirampas Jhonlin, Dayak Mengadu ke Polda Kalsel'.

Selain itu, laman Banjarhits juga dianggap tidak memiliki badan hukum. Akibat pemberitaan dugaan penyerobotan lahan masyarakat oleh korporasi itu, Diananta diganjar hukuman penjara 3 bulan 15 hari.

Istri Diananta, Wahyu mengaku terakhir kali mendengar suara suaminya pada 18 Mei lalu ketika Nanta (panggilan Diananta) masih ditahan di Polda Kalsel di Kota Banjarmasin.

Tapi sejak pindah ke tahanan di Kotabaru, yang berjarak 270 kilometer dari Banjarmasin Wahyu belum sempat komunikasi lagi.

"Mas Nanta pernah bilang kalau dia harus masuk penjara gara-gara kasus ini, saya harus kuat. Waktu itu saya balas jawab: Kalau ini ujian kita, bapak harus kuat. Kita harus sama-sama kasih semangat," ujar Wahyu lewat petisi yang ia tulis bertajuk #stopPidanakanJurnalis.

Wahyu pun menyadari semua pekerjaan memiliki resiko, terlebih lagi seorang jurnalis. Dirinya mengaku sangat khawatir dengan kondisi suaminya.

Ia pun berharap Nanta dapat secepatnya dibebaskan karena menurutnya suami itu telah menulis apa adanya tanpa ada maksud menyebarkan kebencian suku.

"Saya berharap Pak Jokowi, pak Jaksa Agung, dan Majelis Hakim membebaskan suami saya, karena suami saya membantu masyarakat kecil dan tak ada maksud untuk memicu kebencian," tutup Wahyu.

Diketahui Nanta sudah ditahan sejak 4 Mei 2020 di Rutan Polda Kalsel di Kota Banjarmasin.

Ia tersangkut kasus berita konflik lahan masyarakat adat dengan PT. Jhonlin Agro Raya (JAR) --anak usaha Jhonlin Group milik Haji Isam, yang ditulisnya di Banjarhits.id, tempatnya bekerja.[dod]

Komentar Pembaca