Jurnalis Banjarhits Divonis Langgar UU ITE, Dandhy Laksono: Ini Kemunduran Dunia Jurnalistik

Hukum  SELASA, 11 AGUSTUS 2020 , 11:50:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Jurnalis Banjarhits Divonis Langgar UU ITE, Dandhy Laksono: Ini Kemunduran Dunia Jurnalistik

Diananta Putera Sumedi/Net

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kotabaru memvonis mantan Pemimpin Redaksi Banjarhits.id, Diananta Putera Sumedi atas pelanggaran UU ITE.

Diananta dihukum karena beritanya berjudul 'Tanah Dirampas Jhonlin, Dayak Mengadu ke Polda Kalsel'.

Akibat pemberitaan dugaan penyerobotan lahan masyarakat oleh korporasi itu, Diananta diganjar hukuman penjara 3 bulan 15 hari.

Menanggapi vonis tersebut, wartawan senior Dandhy Laksono, melalui akun Twitter mengatakan, kejadian yang dialami Diananta adalah kemunduran dalam dunia jurnalistik

"Kasusnya ditangani Dewan Pers dengan menggunakan UU Pers. Sesuai Kode Etik juga sudah meralat, tapi tetap dipidana dengan UU ITE. Kemunduran serius," ungkap Dandhy, Selasa (11/8).

Sebelumnya, majelis hakim menilai karya jurnalistik Diananta bermuatan SARA dan melanggar kode etik. Selain itu, laman Banjarhits dianggap tidak memiliki badan hukum.

Majelis hakim menilai Diananta terbukti bersalah karena sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan. Ini sesuai pasal 28 UU ITE.[dod]

Komentar Pembaca