Ganjil Genap 24 Jam Sulit Diterapkan

Megapolitan  SELASA, 11 AGUSTUS 2020 , 17:20:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ganjil Genap 24 Jam Sulit Diterapkan

Ilustrasi/Net

Setiap kebijakan yang disusun pemerintah haruslah mendapat dukungan dari semua lapisan masyarakat. Jangan sampai kebijakan tersebut justru menjadi masalah baru.

Demikian disampaikan pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOLJakarta terkait rencana Pemprov DKI yang akan menerapkan ganjil genap full 24 Jam.

"Jangan sampai sebuah kebijakan justru memberatkan masyarakat dan berpotensi memunculkan kerawanan," ungkapnya, Selasa (11/8).

Menurut Trubus, jika memang Pemprov DKI mau memberlakukan ganjil genap 24 jam maka koordinasi dengan pihak terkait harus dilakukan dan juga sosialisasi secara masif kepada masyarakat.

"Tapi saya kira kebijakan ini sulit. Di atas kertas bisa. Praktiknya gimana?," tanya Trubus

Selain itu, yang tak kalah penting, lanjutnya, bagaimana pengawasan dari sebuah kebijakan dapat dilakukan. Jangan sampai ganjil genap 24 jam justru meningkatkan kriminalitas dan membahayakan masyarakat serta petugas.

"Gini aja, gage kan sudah diberlakukan, untuk mengendalikan aktivitas masyarakat maka persoalan dasarnya itu harus terpenuhi. Jika kebutuhan dasar tidak terpenuhi, maka dia akan keluar rumah," tandasnya.[dod]

Komentar Pembaca
Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

JUM'AT, 14 AGUSTUS 2020 , 06:40:00

Danjen Kopassus Tutup Pendidikan Komando Angkatan 104
Balkoters Berkurban

Balkoters Berkurban

SABTU, 01 AGUSTUS 2020 , 11:16:00