Banding Lawan Golden Crown, Pemprov DKI Optimistis Menang

Megapolitan  RABU, 12 AGUSTUS 2020 , 13:23:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Banding Lawan Golden Crown, Pemprov DKI Optimistis Menang

Yayan Yuhanah/Net

Pemprov DKI Jakarta optimistis bisa memenangkan banding terhadap putusan Golden Crown di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Keyakinan ini lantaran Biro Hukum Pemprov DKI Jakarta sudah memberikan berkas secara lengkap.

Kepala Biro Hukum Pemprov DKI Yayan Yuhanah mengatakan, banding terhadap putusan PTUN terhadap tempat hiburan malam di Jakarta Barat (Golden Crown) sudah dilakukan.

"Kita yakin bisa menang, karena aturan penutupan Golden Crown sudah sesuai Perda dan aturan hukum berlaku," kata Yayan saat dihubungi wartawan, Rabu (12/8).

Yayan menyatakan, di mata hukum semua punya hak yang sama. Dan Biro Hukum, kata dia, sudah melampirkan berkas banding dengan lengkap.

"Saya harap ini menjadi bahan kajian bagi hakim," ungkapnya.

Saat ditanya apakah berkas hasil tes urine BNN saat melakukan razia pada Kamis (6/2), ada 107 pengunjung Golden Crown diduga positif mengkonsumsi narkoba Yayan mengaku sudah masuk dalam materi.

"Sudah kami lampirkan. Kita tinggal menunggu hasil putusan banding saja. Insya Allah, hasil putusan bisa membuat efek jera," ungkapnya.

Diketahui, DPRD dan BNN Pusat mendukung Pemprov DKI Jakarta untuk mengajukan banding atas putusan Golden Crown di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Sedangkan pihak Golden Crown sebelumnya membantah adanya peredaran narkoba.

Awalnya, Pemprov DKI Jakarta mencabut izin Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) PT Mahkota Aman Sentosa selaku pemilik usaha Diskotek Golden Crown setelah terungkap 107 pengunjung menggunakan narkoba di diskotek itu.

Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta menyatakan keputusan mengenai penutupan Diskotek Golden Crown yang akhirnya digugat oleh manajemen tempat hiburan tersebut, sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sebagai informasi, pada Selasa (30/6), PTUN memenangkan gugatan manajemen PT Mahkota Aman Sentosa (PT MAS) selaku pengelola Golden Crown.

Alhasil, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) harus mengizinkan Golden Crown kembali beroperasi.

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari sebelumnya mengatakan, BNN mendukung upaya banding Pemprov DKI Jakarta dalam kasus penutupan Diskotek Golden Crown di PTUN.

Bahkan, BNN siap memberikan bantuan hukum agar Diskotek Golden Crown kembali ditutup.[dod]

Komentar Pembaca
Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

JUM'AT, 14 AGUSTUS 2020 , 06:40:00

Terpeleset, Pesepeda Tewas Di Bendungan Tiu

Terpeleset, Pesepeda Tewas Di Bendungan Tiu

RABU, 29 JULI 2020 , 10:05:00

Gedung DPRD DKI Disemprot Disinfektan

Gedung DPRD DKI Disemprot Disinfektan

RABU, 29 JULI 2020 , 13:29:00