HMI Kritik Keras Deklarasi KAMI Di Tengah Pandemi

Politik  MINGGU, 16 AGUSTUS 2020 , 15:16:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

HMI Kritik Keras Deklarasi KAMI Di Tengah Pandemi

M. Alwi Hasbi Silalahi/Ist

Sejumlah tokoh akan mendeklarasikan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) pada Selasa mendatang (18/8). Dalam deklarasi ini akan disampaikan maklumat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Menanggapi hal itu, Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Sumatera Utara (Badko HMI Sumut) memberikan kritik kerasnya.

Menurut HMI, lebih baik KAMI fokus dalam membantu mencegah penyebaran virus Corona.

"Kita sedang fokus menghadapi virus Corona. Gerakan-gerakan seperti ini belum dibutuhkan saat ini, yang perlu diselamatkan itu ya masyarakat agar tidak terpapar virus," kata Ketua Umun Badko HMI Sumut, M. Alwi Hasbi Silalahi, lewat keterangan tertulisnya, Minggu (16/8) .

HMI juga khawatir rencana deklarasi KAMI tersebut dapat mengumpulkan banyak orang sehingga bukan tidak mungkin berpotensi menularkan virus Corona.

"Ini sedang pandemi, bukan hanya Indonesia tapi dunia. Untuk itu jangan dulu buat keramaian, khawatirnya bisa menjadi titik penyebaran virus. Jangan sampai kegiatan itu menimbulkan klaster baru dalam penyebaran virus ini," terang Hasbi.

Selain itu, Hasbi juga mengkhawatirkan akan terjadi perpecahan sesama anak bangsa yang dapat membuyarkan fokus pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19.

Hal itu lantaran dalam gerakan itu pasti ada pro dan kontra. Jika itu terjadi maka dapat menimbulkan gelombang massa dan berujung pada kerusuhan.

Tak hanya itu, Hasbi juga berpendapat pemerintah saat ini sedang fokus pada perbaikan ekonomi. Untuk itu dirinya menyarankan agar KAMI lebih produktif bila ikut serta dalam upaya perbaikan ekonomi.

Kendati begitu, Alumni UIN Sumut ini menilai kritikan yang disampaikan KAMI merupakan hal yang wajar. Namun menurutnya tidak perlu sampai mengumpulkan massa di tempat terbuka.

"Kalau kritik ke pemerintah ya wajar, biasa itu. Cuma kan sekarang situasinya berbeda, ditengah pandemik ini ada cara-cara lain yang bisa dilakukan seperti penyampaian tuntutan secara tertulis, kalau harus ada pertemuan bisa dilakukan secara online," demikian Hasbi.

KAMI yang diinisiasi Din Syamsuddin ini direncanakan akan dilakukan di Tugu Proklamasi, Pegangsaan Timur, Menteng, Jakarta Pusat.

Din menyampaikan deklarasi ini akan sekaligus menyampaikan maklumat terkait kondisi kebangsaan saat ini.[dod]

Komentar Pembaca
Bengkel Di Setiabudi Terbakar

Bengkel Di Setiabudi Terbakar

MINGGU, 04 OKTOBER 2020 , 17:51:00

Kopassus-Koopsus TNI Gelar Olahraga Bersama Di Makopassus Cijantung
Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

JUM'AT, 11 SEPTEMBER 2020 , 19:22:00