Jasa Influencer Naik Daun, Musni Umar: Tidak Bermanfaat!

Politik  KAMIS, 27 AGUSTUS 2020 , 17:11:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Jasa Influencer Naik Daun, Musni Umar:  Tidak Bermanfaat!

Ilustrasi/Net

Jasa influencer di tengah pemerintahan Presiden Joko Widodo semakin naik daun. Bahkan Penggunaan jasa influencer di dikabarkan menyedot dana yang tidak sedikit.

Menanggapi fenomena ini, sosiolog senior Musni Umar menilai bahwa kehadiran influencer hanyalah merusak demokrasi dan tidak memiliki manfaat.

"Masyarakat akan melihat dan membandingkan yang dikatakan dengan kenyataan. Mereka tidak bermanfaat dan menghabiskan uang," ujarnya saat menjadi narasumber dalam diskusi virtual bersama Kantor Berita Politik RMOL dengan tema 'Merumuskan Presiden Pilihan Rakyat' yang dipandu Pimpinan Redaksi, Ruslan Tambak, Kamis (27/8) .

Selain itu, rektor Universitas Ibnu Chaldun itu mengatakan, influencer telah menciptakan perpecahan di masyarakat karena kerap melontarkan sesuatu yang berbau serangan maupun sindiran.

"Dulu ada Pak Harmoko yang selalu menginformasikan kebijakan pemerintah dan tidak perlu influencer. Sekarang kan ada Kominfo. Jadi ngapain nyewa buzzer, mubazir," tegasnya.

Untuk diketahui Indonesia Corruption Watch (ICW), pemerintah telah menghabiskan Rp 90,45 miliar untuk aktivitas digital yang melibatkan jasa influencer.[dod]

Komentar Pembaca
Bengkel Di Setiabudi Terbakar

Bengkel Di Setiabudi Terbakar

MINGGU, 04 OKTOBER 2020 , 17:51:00

Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

JUM'AT, 11 SEPTEMBER 2020 , 19:22:00

Bangunan Ruko Di Cideng Ambruk

Bangunan Ruko Di Cideng Ambruk

KAMIS, 03 SEPTEMBER 2020 , 17:03:00