Meski 21 Tahun Resmi Pisah, Indonesia - Timor Leste Adalah Keluarga

Opini  KAMIS, 03 SEPTEMBER 2020 , 16:13:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Meski 21 Tahun Resmi Pisah, Indonesia - Timor Leste Adalah Keluarga

Teguh Santosa/Ist

Dua puluh satu tahun lalu, tepatnya 30 Agustus 1999, Timor Timur yang kini berubah nama menjadi Timor Leste memilih melepaskan diri dari Indonesia.

Untuk mendalami referendum tersebut, Kantor Berita Politik RMOL menggelar acara diskusi bertajuk 'Mengenang Indonesia, Mengenang Timor Leste'.

Diskusi ini disiarkan secara virtual melalui aplikasi Zoom Cloud Meeting dengan menghadirkan narasumber wartawan senior Timor Leste Jose Antonio Belo dan dipandu langsung CEO RMOL yang juga Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Teguh Santosa.

Sempat terkendala jaringan, namun diskusi tersebut akhirnya tetap bisa dilaksanakan. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Letjen TNI (Purn) Kiky Syahnakri.

Jose bercerita, referendum pemisahan diri Timor Timur dari Indonesia mendapat izin ─Ćari Presiden B.J. Habibie. Namun sesungguhnya konflik itu sudah dirasakan sejak 1970an.

"Mayoritas masyarakat akhirnya menyatakan ingin merdeka. Dari situlah babak baru antara bangsa Indonesia dan Timor Leste dimulai," ungkap Jose, Kamis (3/9).

Kendati begitu, Jose menjelaskan, peristiwa masa lalu itu tidak membuat hubungan Indonesia dan Timor Leste kini menjadi renggang. Menurutnya meski sudah berpisah, kedua bangsa ini merupakan saudara.

"Apa yang terjadi itu adalah masa lalu. Saat ini kita menjadi keluarga. Dalam segi politik hubungan kita baik. Begitu pula dalam Hubungan ekonomi lebih saling menguntungkan," pungkasnya.[dod]

Komentar Pembaca
Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

JUM'AT, 14 AGUSTUS 2020 , 06:40:00

Balkoters Berkurban

Balkoters Berkurban

SABTU, 01 AGUSTUS 2020 , 11:16:00

Danjen Kopassus Tutup Pendidikan Komando Angkatan 104