Ganjil Genap Distop, Anies: Bukan Berarti Kita Bebas Bepergian

Megapolitan  KAMIS, 10 SEPTEMBER 2020 , 07:39:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ganjil Genap Distop, Anies:  Bukan Berarti Kita Bebas Bepergian

Anies Baswedan/Ist

Aturan ganjil genap di Jakarta mulai tanggal 14 September akan kembali ditiadakan seiring dengan kebijakan rem darurat yang diputuskan Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan.

"Ganjil genap untuk sementara kita tiadakan. Namun, bukan berarti kita bebas bepergian dengan kendaraan pribadi," ungkap Gubernur Anies saat menyampaikan keterangan persnya secara virtual di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (9/9).

Anies menegaskan, saat ini kondisi di Jakarta sangatlah mengkhawatirkan dibandingkan dengan awal virus corona mewabah.

Terkait pergerakan orang keluar-masuk Jakarta, Anies menjelaskan, idealnya juga dibatasi hingga batas minimal. Namun, kenyataannya ini akan sulit ditegakkan hanya oleh Jakarta.

Sebab dibutuhkan koordinasi dan kerjasama erat dengan pemerintah pusat, utamanya Kementerian Perhubungan, dan dengan pemerintah daerah penyangga, yaitu Bodetabek.

"Kami akan segera berkomunikasi dan berkoodinasi bersama, karena wabah ini kita alami sebagai satu daerah megapolitan bersama dan harus kita selesaikan bersama-sama juga," tutup mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Sebelumnya, Anies resmi mengumumkan pengetatan PSBB usai melakukan rapat evaluasi bersama Gugus Tugas Pusat Covid-19 dan Provinsi DKI Jakarta bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

"Tadi sore disimpulkan bahwa kita akan menarik rem darurat. Artinya kita terpaksa kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar seperti pada masa awal pandemi dulu bukan lagi PSBB transisi," ungkap Anies.[dod]

Komentar Pembaca
Bengkel Di Setiabudi Terbakar

Bengkel Di Setiabudi Terbakar

MINGGU, 04 OKTOBER 2020 , 17:51:00

Kopassus-Koopsus TNI Gelar Olahraga Bersama Di Makopassus Cijantung
Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

JUM'AT, 11 SEPTEMBER 2020 , 19:22:00