Pemecahan 4.000 Bidang Lahan Di Pulau D Terindikasi Gelap-gelapan

Megapolitan  JUM'AT, 11 SEPTEMBER 2020 , 20:19:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemecahan 4.000 Bidang Lahan Di Pulau D Terindikasi Gelap-gelapan

Kawasan Pulau D atau Pantai Maju/Net

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jakarta Utara terindikasi menutup-nutupi proyek pemecahan 4.000 bidang lahan di Pulau D atau Pantai Maju, Penjaringan, Jakarta Utara.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, proyek pemecahan 4.000 ribu bidang tersebut sudah didaftarkan di Kantor BPN Jakarta Utara pada 27 Agustus 2020 lalu.

Bahkan bidang lahan tersebut sudah dilakukan pengukuran oleh para juru ukur BPN Jakarta Utara.

Selanjutnya jika proyek tersebut berjalan lancar maka lahan dan bangunan yang sudah ada di Pulau D akan diperjualbelikan dengan harga mahal.

Padahal pada awal Januari 2018 silam, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah menghentikan proyek reklamasi, termasuk Pulau D.

Anies bersikukuh bahwa penerbitan HGB untuk Pulau D hasil reklamasi tak sesuai prosedur.

Menurutnya, sebelum penerbitan sertifikat, harus ada peraturan daerah (perda) terlebih dulu. Padahal, kata dia, perda terkait reklamasi di Teluk Jakarta saat ini ditarik oleh Pemprov DKI untuk digodok kembali.

Kepala BPN Jakarta Utara Hiskia Simarmata yang dikonfirmasi pada Jumat (11/9), terkait hal ini justru tidak bersedia menjawab.

Bahkan pesan singkat yang dikirim melalui telpon genggamnya tidak bersedia dijawab meskipun dalam posisi online.

Seperti diketahui Hiskia sebelumnya juga telah dipanggil sebagai saksi oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Samosir; Sumatera Utara pada 15 Juni 2020 lalu, terkait Areal Penggunaan Lahan (APL) di Hutan Tole Samosir.

Hiskia diperiksa menjadi saksi saat menjabat Kepala BPN Samosir periode 2014-2016.[dod]

Komentar Pembaca
Bengkel Di Setiabudi Terbakar

Bengkel Di Setiabudi Terbakar

MINGGU, 04 OKTOBER 2020 , 17:51:00

Kopassus-Koopsus TNI Gelar Olahraga Bersama Di Makopassus Cijantung
Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

JUM'AT, 11 SEPTEMBER 2020 , 19:22:00