Dugaan Gila Diragukan, Tak Ada Arsip Penusuk Syekh Ali Jaber Di RSJ Lampung

Hukum  SENIN, 14 SEPTEMBER 2020 , 20:12:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Dugaan Gila Diragukan, Tak Ada Arsip Penusuk Syekh Ali Jaber Di RSJ Lampung

A. Alfin Andrian/Net

Kabar A. Alfin Andrian (24), pelaku penusukan terhadap Syekh Ali Jaber yang konon menderita gangguan jiwa selama 4 tahun terakhir mulai diragukan.

Informasi bahwa Alfin Andrian mengalami sakit jiwa disampaikan orang tua pelaku, M Rudi (46).

Pihak Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Lampung menyatakan tak ada arsip rekam jejak Alfin Andrian yang katanya sakit jiwa.

Kepala Bagian Humas RSJ Provinsi Lampung David mengaku sudah mengecek dan tak menemukan arsip berobat atas nama Alfin Andrian.

"Menurut informasi, Alfin pernah ke UGD, namun tidak rawat inap. Dia berharap pihak keluarga datang untuk menjelaskan kapan yang bersangkutan pernah berobat," kata David seperti dimuat Kantor Berita RMOLLampung, Senin (14/9).

David mengatakan, pihak RSJ Lampung telah melakukan observasi terhadap pelaku pada Minggu malam (13/9).

Pihak RSJ Lampung belum dapat menyimpulkan hasilnya. Untuk mengetahui kondisi kejiwaannya, pelaku harus dibawa ke RSJ dan menjalani pemeriksaan lebih dalam.

Sementara Ali Jaber menyatakan tak menerima jika penusuknya dianggap gila. Menurut dia, pelakunya orang yang terlatih.

Pelaku bahkan berusaha mencabut pisau yang gagangnya patah akibat gerakan memutar Sjekh.

Menurut dia, pelakunya menargetkan lehernya. Namun, karena ada sedikit gerakan refleknya, pisau menancap di lengan atas dekat pundaknya.

Karena yang bersangkutan ini terlatih pasti ada dalang atau orang di belakangnya yang menyuruh, Wallahu A’lam Bisshawaab (hanya Allah Yang Maha Tahu),” kata Ali Jaber.

Dia berharap hukum berjalan dan aparat keamanan berlaku amanah serta jujur karena kepercayaan kepada mereka dalam menangani kasus ini sangat besar.

Ali Jaber menegaskan semua ini dilakukan bukan demi kepentingan pribadinya, tapi untuk para ulama agar tak menjadi sasaran orang yang ingin menghabisi Islam dengan mengincar para kiai.

Pelaku saat ini tengah diperiksa kepolisian atas aksinya melukai Ali Jaber saat berceramah di Masjid Falahudin, Jalan Tamin, Kota Bandarlampung, Minggu sore (13/9).[dod]

Komentar Pembaca
Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

JUM'AT, 14 AGUSTUS 2020 , 06:40:00

Balkoters Berkurban

Balkoters Berkurban

SABTU, 01 AGUSTUS 2020 , 11:16:00

Danjen Kopassus Tutup Pendidikan Komando Angkatan 104