Pulihkan UMKM, Ini Tiga Strategi Pemprov DKI

Megapolitan  RABU, 16 SEPTEMBER 2020 , 12:18:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pulihkan UMKM, Ini Tiga Strategi Pemprov DKI

Sri Haryati/Net

Pandemi Covid-19 turut berdampak pada aktivitas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Akibatnya tidak sedikit yang mengalami kerugian.

Untuk pemulihan aktivitas UMKM), Pemprov DKI Jakarta menyiapkan tiga strategi yakni relaksasi pemberian Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK), pemberian kredit pemula dan penyaluran dana pemulihan ekonomi oleh Bank DKI dan pembentukan koperasi di 12 kampung prioritas.

Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta, Sri Haryati mengatakan, terkait pemberian IUMK yang merupakan terobosan Dinas PMPTSP untuk mempermudah layanan perizinan dengan secara aktif mendatangi pelaku usaha.

"Pertama adalah layanan jemput bola kepada pelaku UMK dengan memanfaatkan layanan Antar Jemput Izin Bermotor atau AJIB, dan simplifikasi persyaratan perizinan," kata Sri seperti dikutip Redaksi, Rabu (16/9).

Menurut Sri, sejak dimulainya relaksasi IUMK pada 6 Juli 2020 sampai 8 September lalu, tercatat sebanyak 43.950 IUMK yang sudah diterbitkan bagi pelaku UMK binaan Jakpreneur maupun non binaan.

"Sehingga sampai tahun 2020 ini, sudah diterbitkan sebanyak 50.902 IUMK. Dengan total omzet yang dicatat oleh para pelaku UMK adalah sebesar Rp 369 miliar," terang Sri.

Selanjutnya untuk program pemberian kredit bagi pemula, terdapat program 'Monas 25 Jakpreneur' dan penyaluran kredit program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) oleh Bank DKI.

"Upaya ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada para pelaku UMKM sebagai tambahan modal kerja maupun investasi yang pada periode bulan September kurang lebih terdapat 153 UMKM yang dalam proses pengajuan kredit modal kerja dengan total penyaluran sebesar Rp 38,8 miliar," lanjut Sri.

Terakhir untuk program Pembentukan koperasi di 12 kampung prioritas merupakan terobosan dari Dinas PPKUKM

"Tujuan didirikan koperasi berbadan hukum ini antara lain diharapkan dapat membangun dan mengembangkan potensi ekonomi anggota pada khususnya, dan masyarakat pada umumnya di kampung prioritas," pungkas Sri.[dod]

Komentar Pembaca
Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

Karangan Bunga Duka Cita Wartawan Balaikota

JUM'AT, 14 AGUSTUS 2020 , 06:40:00

Balkoters Berkurban

Balkoters Berkurban

SABTU, 01 AGUSTUS 2020 , 11:16:00

Danjen Kopassus Tutup Pendidikan Komando Angkatan 104