Curhat Di Facebook, Anies Kenang Saefullah Pekerja Keras Yang Saleh

Megapolitan  KAMIS, 17 SEPTEMBER 2020 , 10:09:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Curhat Di Facebook, Anies Kenang Saefullah Pekerja Keras Yang Saleh

Kenangan Anies Baswedan bersama Saefullah/Ist

Melalui akun Facebook pribadinya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengenang kembali sosok almarhum Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah, yang meninggal dunia pada Rabu (16/9) di RSPAD Gatot Subroto Jakarta pukul 12.55 WIB akibat Covid-19.

Anies menyebut, almarhum adalah seorang pribadi yang saleh dan pekerja keras dalam mengemban amanah.

"Pribadi saleh, pekerja keras dan pemurah itu telah berpulang ke rahmatullah," kata Anies dalam akun Facebook yang dikutip redaksi, Kamis (17/9).

Anies termasuk sangat care dengan sosok Saefullah. Terutama dalam bekerja bersama-sama mengemban amanah di DKI Jakarta.

Almarhum Saefullah pernah menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Pusat, beberapa jabatan birokrat juga dilakoni almarhum, sehingga cukup kenyang akan pengalaman dalam memimpin.

"Hampir tiap hari kita bertemu. Berkerja selalu sepenuh hati tapi suka becanda. Serius tapi tidak ada suasana tegang. Pribadi yang matang, penuh pengalaman, selalu tenang dalam setiap situasi dan selalu tuntas," ujar Anies.

Selama memimpin DKI sejak Oktober 2017 lalu, Anies mengatakan tidak pernah sekalipun almarhum Saefullah mengatakan tidak bisa menyelesaikan suatu masalah.

"Atas semua ide, rencana dan tugas yang dihadapkan, bila saya tanyakan dan diskusikan maka jawabnya selalu: bisa!," kata Anies.

Anies mengenang yang bersangkutan, bahwa sering berkegiatan bersama hingga lepas tengah malam, lalu besok paginya sudah ada kegiatan.

"Pak Sekda bisa subuh telah ikut serta dalam kegiatan subuhan bersama-sama. Ini bukan soal stamina fisik, ini juga soal semangat yang luar biasa besar," ujar Anies.

Sepanjang bekerja bersama, kata Anies, Saefullah juga belum pernah pamit pulang karena sakit.

Namun pada Senin (7/9), untuk pertama kalinya Saefullah saat itu pamit pulang karena tidak enak badan. Ketika itu di tengah-tengah Rapat Paripurna DPRD DKI.

Dari saat itulah, diketahui bahwa almarhum positif Covid-19.

"Selama isolasi mandiri, ia terus komunikasi. Tidak ada kesan kondisinya berat. Ia tidak pernah mengeluh. Dalam komunikasi, ia tidak pernah memberikan kesan kondisi menurun," katanya.

Tapi dari laporan pantauan tim Dinas Kesehatan, kondisinya menurun dan perlu penanganan intensif.

Anies terima pembaruan kabar atas kondisi Saefullah setiap hari. Bahkan saat akan dipindahkan ke RSPAD Gatot Subroto ia masih selalu bernada positif.

Anies pun menceritakan, pada Minggu dini hari (13/9), jam 3 malam yang lalu, almarhum menulis pesan melalui WA dini hari, kira-kira bunyinya, "Pak Gub malam ini saya pindah ke RSPAD."

"Beliau tetap tidak mau menceritakan bahwa kondisinya menurun. Benar-benar pribadi tangguh!," lanjut mantan Mendikbud itu.

Sekda ini, lanjut dia, orang yang berperan perencanaan dan eksekusi semua urusan Covid-19 di Pemprov DKI.

Menyiapkan semua jajaran, menggalang sumber daya, dan memastikan terlaksana sesuai rencana.

"Berbulan-bulan ini kita berkutat dengan urusan Covid bersama-sama. Allah, Sang Maha Pengatur, memanggilnya pulang. Allah telah cukupkan perannya di dunia ini. Husnul khatimah InsyaAllah," tutup Anies.[dod]

Komentar Pembaca