Anak Buahnya Arogan Saat PSBB, Munir Arsyad Minta Maaf Ke Anies Dan Warga Jakarta

Megapolitan  SABTU, 19 SEPTEMBER 2020 , 06:34:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Anak Buahnya Arogan Saat PSBB, Munir Arsyad Minta Maaf Ke Anies Dan Warga Jakarta

Munir Arsyad bersama Anies Baswedan/Ist

Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) DKI Jakarta, Munir Arsyad menyampaikan permohonan maaf kepada Gubernur DKI Anies Baswedan atas perbuatan seorang oknum anggota FKDM Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, yang viral karena memaksa makan di sebuah warung makan bakso di Jakarta Selatan, Jumat (18/9).

Munir menyatakan, bahwa anak buahnya yang bernama Bejo Riyanto juga telah mengaku bersalah dan minta maaf karena khilaf atas tindakannya tersebut. Bahkan, Bejo dengan kesadarannya sendiri sudah mundur dari FKDM.

Bejo sebelumnya dikritik lantaran melanggar aturan pengetatan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Sebab, selama masa PSBB Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melarang masyarakat makan di rumah makan/restoran, untuk mencegah penularan virus corona yang kian mengkhawatirkan.

Sebagai Ketua FKDM DKI, saya juga menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan yang dilakukan anggota kami, Bejo Riyanto. Mohon maaf ini saya sampaikan kepada Pak Edi selaku pemilik warung bakso,” kata Munir Arsyad kepada wartawan, Jumat (18/9).

Dijelaskan tokoh Betawi yang loyal mendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sejak Pilkada 2017 lalu ini mengatakan, dengan kebesaran hatinya, Bejo yang telah mengabdi di FKDM selama dua periode itu sudah minta maaf dan sudah mengundurkan diri.

Hal ini bukti bahwa korps FKDM berjiwa ksatria. Berhasil tak dipuji, salah dicaci maki.

Saya juga minta maaf kepada warga Jakarta khususnya ke Pak Gubernur Anies atas kekhilafan yang dilakukan Bejo, anggota kami. Namun yang pasti, FKDM yang beranggotakan 2.500 orang tak sejengkal pun mundur atau kendor dalam mendukung kebijakan Pemprov DKI,” tegas Munir. 

Bahkan, tambah Munir, FKDM DKI sejak awal berkomitmen menjadi garda terdepan serta mata dan telinga Pemprov DKI dan juga warga Jakarta dalam rangka membangun Jakarta. Khusus saat ini, tentu membantu Pemprov DKI menangani pandemi Covid-19.

Sementara itu, Ketua FKDM Kota Jakarta Selatan Abdul Hafidz menyampaikan beberapa hal terkait video viral yang melibatkan salah seorang Anggota (wakil ketua) FKDM Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru.

Bahwa Bejo Riyanto telah mengakui kesalahan dan kehilafannya dan meminta maaf secara langsung kepada pemilik warung baik secara lisan maupun tertulis dan divideokan. Walikota Jakarta Selatan Marullah Matali juga sudah mendatangi langsung pemilik warung dan sudah minta maaf kepada pemilik warung,” jelas Hafidz.

Ditambahkan Hafidz, Bejo Riyanto sebagai bentuk konsekuensi dan demi menjaga marwah corp FKDM, dengan penuh kesadaran tanpa paksaan dari pihak manapun telah mengundurkan diri. Ini disaksikan Kepala Badan Kesbangpol DKI, Kasuban Kesbangpol Jaksel, Lurah Kramat Pela, unsur Polsek Metro Kebayoran Baru, unsur Koramil Kebayoran Baru, Ketua FKDM Kota Jaksel beserta jajaran, Ketua FKDM Kecamatan Kebayoran Baru beserta jajaran, Ketua FKDM Kelurahan Kramat Pela beserta jajaran, serta Edi selaku pemilik warung.

Bahwa dengan telah ditanda tanganinya surat pernyataan permintaan maaf dan surat pengunduran diri (dua surat), maka kasus dianggap selesai. Apabila dikemudian hari ditemukan ada pihak yg memposting video dimaksud, maka kami akan menempuh jalur hukum sebagai perbuatan tidak memyenangkan, pencemaran nama baik, dan melanggar UU ITE,” tutup Hafidz.[dod]

Komentar Pembaca
Bengkel Di Setiabudi Terbakar

Bengkel Di Setiabudi Terbakar

MINGGU, 04 OKTOBER 2020 , 17:51:00

Kopassus-Koopsus TNI Gelar Olahraga Bersama Di Makopassus Cijantung
Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

JUM'AT, 11 SEPTEMBER 2020 , 19:22:00