Laeli Atik dan Djumadil 1 Malam Tidur Dengan Jenazah Rinaldy di Kalibata City

Hukum  MINGGU, 20 SEPTEMBER 2020 , 15:20:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Laeli Atik dan Djumadil 1 Malam Tidur Dengan Jenazah Rinaldy di Kalibata City

Rekonstruksi pembunuhan dan mutilasi Rinaldy Harley Wismanu/Net

Berdasarkan hasil rekonstruksi yang digelar Jumat (18/9), ternyata pasangan kekasih tersangka mutilasi Laeli Atik dan Djumadil Al Fajri sempat tidur di Apartemen Kalibata City dengan kondisi potongan tubuh korbannya, Rinaldy Harley Wismanu (32) di dalam koper.

Keterangan tersebut disampaikan Kanid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus kepada wartawan, Minggu (20/9). Rinaldy Harley Wismanu (32) di dalam koper.

Yusri mengatakan, Laeli dan Djumadil mengeksekusi Rinaldy di salah satu apartemen di bilangan Jakarta Pusat.

Jenazah Rinaldy sempat ditinggalkan selama tiga hari di sana.

Pada Sabtu (12/9), kedua tersangka memutilasi jenazah korban dan memasukkan bagian badan dan tangannya ke dalam koper, lalu menuju ke Apartemen Kalibata City.

Kata Yusri, pada Minggu (13/9), kedua tersangka itu kembali memutilasi tubuh korban bagian atas.

Bahkan sempat menginap di situ (Apartemen Kalibata City) satu malam bersama-sama dengan jenazahnya. Alasannya kecapekan, ketiduran di situ,” ujar Yusri.

Awalnya, korban mengenal Laeli dari sebuah aplikasi kencan, yaitu Tinder. Setelah melakukan komunikasi daring, keduanya sepakat bertemu di apartemen di Pasar Baru.

Kedua tersangka sebelumnya telah menyewa apartemen selama 6 hari, dari 7 hingga 12 September 2020.

Saat Rinaldy dan Laeli masuk ke apartemen tersebut, tersangka Fajri ternyata sudah berada di dalam dan bersembunyi di kamar mandi.

Usai Rinaldy dan Laeli ngobrol dan berhubungan badan, Fajri memukul kepala korban sebanyak tiga kali menggunakan batu. Dia juga menusuk Rinaldi sebanyak 7 kali.

Mutilasi dilakukan setelah kedua tersangka belanja golok dan gergaji. Mereka memotong korban menjadi 11 bagian dan disimpan dalam kantong kresek.

Setelah itu, potongan tubuh korban dimasukkan ke dalam koper dan ransel. Para tersangka lantas memindahkan potongan tubuh korban ke Apartemen Kalibata City.

Uang korban dalam rekening sebesar Rp 97 juta kemudian dikuras oleh kedua tersangka.

Keduanya kemudian ditangkap polisi di Perumahan Permata Cimanggis, Depok pada Rabu (16/9).

Polisi melacak mereka setelah menggunakan uang hasil kejahatan tersebut untuk berbelanja emas, motor, dan menyewa rumah.

Polisi menjerat kedua tersangka dengan Pasal 340 dan Pasal 338 dan 365 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Keduanya terancam dihukum maksimal dengan pidana mati atau penjara seumur hidup.[dod]

Komentar Pembaca
Bengkel Di Setiabudi Terbakar

Bengkel Di Setiabudi Terbakar

MINGGU, 04 OKTOBER 2020 , 17:51:00

Kopassus-Koopsus TNI Gelar Olahraga Bersama Di Makopassus Cijantung
Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

JUM'AT, 11 SEPTEMBER 2020 , 19:22:00