Sultan HB X Harus Tolak Liga 1 Digelar Di Yogyakarta

Politik  JUM'AT, 25 SEPTEMBER 2020 , 12:26:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sultan HB X Harus Tolak Liga 1 Digelar Di Yogyakarta

Stadion Sultan Agung Bantul/Net

Sultan HB X dan masyarakat Yogyakarta perlu bersikap tegas untuk melarang pelaksanaan pertandingan sepakbola lanjutan Liga 1 Indonesia 2020.

Sebab kedatangan pemain dari berbagai klub dan suporternya dari berbagai daerah itu sangat berpotensi menjadikan Yogyakarta sebagai klaster baru Covid-19.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane berkeyakinan Wakapolri Komjen Gatot sebagai Wakil Ketua Pengendalian Covid 19 tahu persis situasi pandemi sekarang ini.

Tak heran, jika Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengimbau agar warga Jakarta jangan datang dulu ke Bandung. Artinya, pergerakan masyarakat ke antar kota semaksimal mungkin dicegah untuk mencegah penyebaran pandemi Covid'19.

"Hal serupa juga harus dicegah di Yogyakarta. Selain Polri jangan mengizinkan even Liga 1," kata Neta melalui keterangan tertulis, Jumat (25/9).

Karenanya, menurut Neta, Sultan HB X sebagai Gubernur Yogyakarta maupun masyarakatnya harus menolak pelaksanaan Liga I.

Dengan adanya rencana Liga I akan digelar di Yogyakarta, saat ini banyak klub yang bermarkas di Yogyakarta dan sekitarnya. Rencananya kompetisi Liga 1 Indonesia 2020 dimulai 1 Oktober.

Untuk itu, IPW mengimbau Sultan HB X dan warga Yogyakarta menolak even itu dan menolak klub-klub Liga 1 menjadikan Yogyakarta sebagai homabase.

Alasan paling utama, adalah meningkatnya pandemi Covid-19 di Yogyakarta, dalam sebulan ini. Tercatat ada 461 orang dinyatakan positif pada 14 September 2020. Dan melonjak di 23 September menjadi 2.312 yang dinyatakan positif.

Sultan HB X harus berani mencontoh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, yang membuat pernyataan bahwa warga Jakarta jangan datang dulu ke Jawa Barat. Untuk itu Sultan HB X perlu menegaskan kepada Polri dan PSSI bahwa angka penyebaran virus Covid-19 di Yogyakarta pada bulan September 2020 wajib dijadikan kewaspadaan.

Walaupun, kota itu tidak menunjukkan zona merah, tapi secara epidemiologis wilayah DIY, adalah wilayah yang padat dan tidak tepisahkan.

Apalagi, saat ini banyak sekali lokasi kerumunan warga di Yogyakarta, seperti di kawasan Malioboro masih banyak orang tanpa menggunakan masker.

Sementara menjelang 1 Oktober diputarnya Liga 1 Indonesia 2020, ada enam klub dari luar Jawa, yang memastikan untuk berhomebase di Yogyakarta untuk bermain di tiga stadion, yaitu Sultan Agung Bantul, Mandala Krida, dan Maguwoharjo Sleman.

Keenam klub tersebut adalah Persiraja Banda Aceh, Barito Putra, Borneo FC, Bali United, PSM Makassar dan Persipura Jayapura, PS Tira Persikabo dan Bhayangkara FC.

Persija Jakarta misalnya, sudah ancang-ancang untuk berhomabase di Bantul. Kedatangan para pemain dan ofisial tentunya berpotensi tinggi membawa virus Covid-19 tanpa gejala.

Sedangkan, lawan-lawan klub dari luar Jawa, dipastikan akan bertanding di tiga stadion di Yogyakarta. Yaitu Persib Bandung, Persita Tangerang, PSIS Semarang, Persela Lamongan, Arema FC, Persebaya Surabaya dan Madura United.

" Pertanyaannya, siapa yang menjamin klub-klub yang akan bertanding di DIY, tidak membawa Covid-19? Siapa yang menjamin para suporter mereka tidak akan datang ke DIY? Jika akibat Liga 1 itu Yogyakarta menjadi klaster baru Covid'19 yang merah meriah, siapa yang harus bertanggungjawab. Apakah PSSI dan LIB mampu menjalankan semua syarat-syarat protokol kesehatan Covid-19?," ungkap Neta.

" Daripada Yogyakarta menciptakan klaster-klaster baru dari para pemain dan ofisial klub anggota Liga 1 Indonesia 2020, lebih bagus, sejak awal, warga DIY dan Gubernur DIY, memberi ultimatum, menolak kedatangan semua klub, dan menolak adanya pertandingan sepakbola di wilayahnya," pungkas Neta.[dod]

Komentar Pembaca
Bengkel Di Setiabudi Terbakar

Bengkel Di Setiabudi Terbakar

MINGGU, 04 OKTOBER 2020 , 17:51:00

Kopassus-Koopsus TNI Gelar Olahraga Bersama Di Makopassus Cijantung
Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

JUM'AT, 11 SEPTEMBER 2020 , 19:22:00