Tegas, Satpol PP DKI Tutup 189 Rumah Makan

Megapolitan  JUM'AT, 25 SEPTEMBER 2020 , 13:39:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Tegas, Satpol PP DKI Tutup 189 Rumah Makan

Arifin/Net

Aparat Satpol PP DKI Jakarta telah melakukan penindakan terhadap orang yang masih membandel tidak mengenakan masker selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Tadi untuk masker sudah. Kalau dihitung sejak 14 September, sudah ada 16.671 orang," kata Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Arifin, saat dikonfirmasi, Jumat (25/9).

Razia yang dilakukan Satpol PP DKI Jakarta itu sejak 14- 23 September 2020 sudah mengumpulkan denda Rp196 juta dari mereka yang melanggar aturan menggunakan masker di tengah pandemi Covid-19.

"Rumah makan 189, ditutup 3x24 jam," kata Arifin.

Arifin mengungkapkan, rumah makan yang terpaksa ditutup karena mereka melanggar aturan PSBB dengan melayani pengunjung makan di tempat.

Padahal layanan itu tidak dibolehkan. Pengelola rumah makan hanya boleh melayani take away atau dibungkus bagi pembeli.

Menurut Arifin, pelanggar aturan itu dari berbagai tipe restoran.

"Macam-macam (rumah makan) semua rumah makan-lah. Restoran, siap saji, macam-macam," kata Arifin.

Pemprov DKI Jakarta Kamis kemarin (24/9) memutuskan kembali memperpanjang PSBB di Jakarta selama dua pekan ke depan hingga 11 Oktober 2020. [dod]

Komentar Pembaca
Bengkel Di Setiabudi Terbakar

Bengkel Di Setiabudi Terbakar

MINGGU, 04 OKTOBER 2020 , 17:51:00

Kopassus-Koopsus TNI Gelar Olahraga Bersama Di Makopassus Cijantung
Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

JUM'AT, 11 SEPTEMBER 2020 , 19:22:00