Vasco: Bikin Film G30S/PKI Kekinian Diprediksi Laris Manis Dan Disukai Milenial

Politik  JUM'AT, 25 SEPTEMBER 2020 , 16:58:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Vasco: Bikin Film G30S/PKI Kekinian Diprediksi Laris Manis Dan Disukai Milenial

Vasco Ruseimy/Net

Menjelang tanggal 30 September, warganet dan media Tanah Air kembali diramaikan soal kontroversi penayangan film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI.

Pro kontra tentang film tersebut makin memanas usai mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo mengaku dicopot dari jabatannya lantaran menyerukan untuk menonton film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI.

Menanggapi hal ini, Ketua DPP Partai Gerindra, Vasco Ruseimy berpendapat, peristiwa G30S/PKI adalah bagian dari sejarah bangsa Indonesia.

Karena itu, kata Vasco, seluruh rakyat Indonesia tidak boleh melupakan sejarah tersebut.

Kejadian mencekam Gestapu 1965 nggak boleh dilupakan begitu aja, rakyat harus terus mengingat sejarah kekejaman PKI khususnya para generasi muda,” kata Vasco melalui keterangan tertulis, Jumat (25/9).

Jangan sampai ideologi komunis bangkit lagi di negara Pancasila ini. Seandainya ada investor yang mau modalin buat bikin film G30S/PKI dengan pemain terbaik masa kini dan peralatan kamera serta efek-efek terkini, saya yakin pasti laris nih film, dan nggga ada alesan lagi bagi yang melarangnya,” imbuhnya.

Vasco berpandangan, aktivitas menonton film, apalagi mengenai sejarah sangatlah penting.

Maka itu, agar menarik perhatian dan publik terpancing menonton, khususnya generasi milenial, Vasco menyarankan perlu dibuatkan lagi film baru G30S/PKI.

Dengan begitu, anak - anak muda generasi bangsa akan dengan mudah memahami bahaya komunisme dan kekejamannya.

Pasti jauh lebih baik kalau ada versi yang paling baru, lebih kekinian, bisa masuk ke generasi-generasi milenial,” pungkas Vasco.

Diketahui, film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI adalah judul film dokudrama propaganda Indonesia tahun 1984. Film ini disutradarai dan ditulis oleh Arifin C Noer.

Film ini diproduksi selama dua tahun dengan anggaran sebesar Rp 800 juta kala itu. Film ini disponsori oleh pemerintahan Orde Baru era Presiden Soeharto.[dod]

Komentar Pembaca
Bengkel Di Setiabudi Terbakar

Bengkel Di Setiabudi Terbakar

MINGGU, 04 OKTOBER 2020 , 17:51:00

Kopassus-Koopsus TNI Gelar Olahraga Bersama Di Makopassus Cijantung
Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

JUM'AT, 11 SEPTEMBER 2020 , 19:22:00