Andi Arief: Rakyat Dapat Apa Dari Isu Septemberan PKI?

Politik  MINGGU, 27 SEPTEMBER 2020 , 12:55:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Andi Arief: Rakyat Dapat Apa Dari Isu Septemberan PKI?

Ilustrasi/Net

Rumor kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) selalu muncul menjelang peringatan Gerakan 30 September 1965.

Belakangan isu ini kembali mencuat ke permukaan setelah mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, menyatakan gerakan PKI tidak bisa dilihat bentuknya, namun bisa dirasakan.

"Gerakan ini tidak bisa dilihat bentuknya, tapi dirasakan bisa. Contohnya, sejak 2008 itu seluruh sekolah meniadakan pelajaran tentang G30S/PKI. Ini suatu hal yang sangat berbahaya," kata Gatot dalam saluran Youtube Hersubeno Point

Sejak rumor tersebut menghangat, sejumlah pihak ikut berkomentar terkait isu kebangkitan PKI.

Salah satunya datang dari Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat, Andi Arief.

"Tuduhan PKI saat ini jelas kurang tepat. Kalau PKI biasanya pintar dan cerdas. Lagian, rakyat dapat apa dari isu Septemberan PKI ini," kata Andi lewat akun Twitter, Minggu (27/9).

Beragam tanggapan pun diberikan warganet atas tulisan Andi tersebut. Mayoritas mengatakan hal itu dilakukan agar rakyat tidak lupa sejarah.

"Bahwa PKI pernah ada dan mau mengganti Pancasila. Seperti sekarang RUU HIP, Pancasila mau diganti Ekasila, Trisila," tulis warganet dengan nama akun @opaldonil.

Untuk mengingat kekejaman PKI, stasiun televisi SCTV dan TVOne akan memutar kembali film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI karya Arifin C Noer.

Pemerintah pun telah memastikan tidak ada larangan bagi warga negara untuk menonton film yang dirilis di era Orde Baru tersebut.[dod]

Komentar Pembaca
Bengkel Di Setiabudi Terbakar

Bengkel Di Setiabudi Terbakar

MINGGU, 04 OKTOBER 2020 , 17:51:00

Kopassus-Koopsus TNI Gelar Olahraga Bersama Di Makopassus Cijantung
Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

JUM'AT, 11 SEPTEMBER 2020 , 19:22:00