Simpang Siur Hasil Tes Swab Yankes DKI, Ketua Gerindra Sarankan Investigasi

Megapolitan  SELASA, 29 SEPTEMBER 2020 , 18:16:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Simpang Siur Hasil Tes Swab Yankes DKI, Ketua Gerindra Sarankan Investigasi

Rany Mauliani/Net

Kabar menggembirakan datang dari anggota DPRD DKI Jakarta asal Fraksi Gerindra Abdul Ghoni yang sebelumnya terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19), kini dinyatakan telah sembuh.

Abdul Ghoni tidak sendirian, ada pula anggota Fraksi PDIP DPRD DKI, Wa Ode Herlina dan Gani Suwondo Lie yang juga telah dinyatakan terbebas dari virus Corona.

Terkait hal ini, Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani menyampaikan rasa syukurnya atas kesembuhan ketiga rekannya tersebut.

"Alhamdulillah pertama-tama hasil swab Pak Ghoni di tempat lain menunjukan negatif. Mudah-mudahan kondisinya memang dari awalnya negatif atau memang pernah terpapar lalu negatif saya nggak tahu," kata Rany kepada Kantor Berita Politik RMOLJakarta, Selasa (29/9).

"Tapi yang terbaik, buat semua teman-teman yang kemarin reaktif mudah-mudahan dalam kondisi yang selalu baik dan fit terus, terus terjaga," sambung Rany.

Diketahui sebelumnya, ketiganya sempat melakukan tes swab di Pelayanan Kesehatan (Yankes) Pemprov DKI dan berdasarkan hasil Laboratorium Kesda dinyatakan positif terpapar Covid.

Namun kejanggalan terjadi pada saat para anggota dewan tersebut melakukan test swab di rumah sakit lain. Hal itu seperti yang dialami Wa Ode Herlina.

Ketua DPC PDIP Jakpus itu melakukan tes swab di laboratorium swasta di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, dan mendapat hasil yang menjelaskan Herlina negatif Covid-19.

Begitu pun yang dialami Gani Suwondo Lie yang merupakan anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta. Dia juga sempat dikabarkan positif Covid-19 berdasarkan test Swab di pelayanan kesehatan DKI Jakarta.

Kemudian setelah melakukan tes swab ulang di rumah sakit berbeda, hasil menunjukkan bahwa Gani bebas dari Covid-19.

"Melihat hasil tes swab yang simpang siur memang bikin bingung, mana yang benar mana yang salah, tapi menurut saya tidak ada salahnya bila di (Yankes) itu kita coba investigasi," usul Rany.

Kejadian ini pun menjadi catatan penting terutama terkait akurasi pengetesan tes swab di Pelayanan Kesehatan DKI maupun Labkesda.

"Jadi intinya memang tidak usah diperdebatkan tapi sama-sama kita investigasi kenapa sampai ada berita yang beredar kalau memeriksakan di Yankes itu datanya tidak akurat. jadi banyak sekali yang merasa tidak yakin memeriksakan diri di Yankes," tutup Rani.[dod]

Komentar Pembaca
Bengkel Di Setiabudi Terbakar

Bengkel Di Setiabudi Terbakar

MINGGU, 04 OKTOBER 2020 , 17:51:00

Kopassus-Koopsus TNI Gelar Olahraga Bersama Di Makopassus Cijantung
Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

JUM'AT, 11 SEPTEMBER 2020 , 19:22:00