Catat! Pilkada Tak Cukup Hanya Andalkan Peraturan KPU

Politik  RABU, 30 SEPTEMBER 2020 , 19:28:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Catat! Pilkada Tak Cukup Hanya Andalkan Peraturan KPU

Titi Anggraeni/Ist

Keputusan pemerintah yang bersikukuh menggelar Pilkada di tengah pandemi Covid-19 harus didukung dengan inovasi yang memadai.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Perludem, Titi Anggraini saat menjadi narasumber dalam diskusi daring yang diselenggarakan LHKP PP Muhammadiyah dengan tema 'Pilkada Berkualitas Dengan Protokol Kesehatan: Utopia atau Realita?', Rabu (30/9).

"Pilkada di tengah pandemi tidak cukup mengandalkan Peraturan KPU. Diperlukan pengaturan setingkat UU seperti revisi terbatas UU atau Perppu, untuk mengatur skema penegakan hukum yang memberi efek jera," kata Titi.

"Serta special voting arrangements atau inovasi khusus pemungutan dan penghitungan suara terkait perpanjangan waktu pemungutan suara, kotak suara keliling, pemungutan suara via pos, rekapitulasi suara elektronik, dan lainnya," sambung Titi.

Selain itu, harus ada inovasi KPU dan Bawaslu dalam memastikan diseminasi informasi yang masif soal proses pemilihan dan kontestan yang berkompetisi.

"Kombinasi kampanye digital dan konvensional tetap diperlukan untuk memfasilitasi pemilih yang kesulitan mengakses sarana teknologi," tutupnya.

Sebanyak 270 daerah, yang terdiri dari 9 provinsi, 224 kabupaten dan 37 kota akan menyelenggarakan Pilkada pada 9 Desember mendatang.

Komentar Pembaca
Bengkel Di Setiabudi Terbakar

Bengkel Di Setiabudi Terbakar

MINGGU, 04 OKTOBER 2020 , 17:51:00

Kopassus-Koopsus TNI Gelar Olahraga Bersama Di Makopassus Cijantung
Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

JUM'AT, 11 SEPTEMBER 2020 , 19:22:00