Pilkada Saat Pandemi Covid-19 Adalah Kebijakan Yang Dipaksakan

Politik  RABU, 30 SEPTEMBER 2020 , 20:14:00 WIB | LAPORAN: AZAIRUS ADLU

Pilkada Saat Pandemi Covid-19 Adalah Kebijakan Yang Dipaksakan

Ilustrasi/Net

RMOLJakarta. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan taklimat menyoal pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di tengah pandemi Covid-19.

Berdasarkan dokumen taklimat yang diterima Kantor Berita RMOLJakarta, MUI menganggap keputusan pemerintah melanjutkan tahapan pilkada tetap berlangsung tahun ini tidak tepat.

Menurut MUI, saat ini Bangsa Indonesia memerlukan langkah dan kerja kongkret dari berbagai pihak, khususnya pemerintah agar segera terbebas dari pandemi Covid-19 dan penanggulangan dampaknya.

"Oleh karena itu, pelaksanaan pemilukada di saat pandemi saat ini merupakan kebijakan tidak peka dan sangat dipaksakan," bunyi poin Taklimat MUI bertanda tangan Wakil Ketua Umum MUI, Muhyiddin Junaidi yang dikutip Rabu (30/9).

MUI juga menekankan apa yang seharusnya dilalukan pemerintah di tengah kurva kasus positif Covid-19 terus meninggi. Bagi MUI, yang terpenting adalah menjamin penanganan pandemi bisa teratasi dengan baik. Termasuk memaksimalkan segala seumber daya yang ada untuk menopang, tak terkecuali dari anggaran pilkada.

"Setiap sumber daya yang ada harusnya difokuskan untuk hal itu, termasuk sumber daya keuangan yang menjadi anggaran pemilukada dan sumber daya manusia," tulis Taklimat MUI pada bagian akhrir poin keempat.

Untuk itu, MUI mengajak seluruh elemen bangsa agar selalu melakukan upaya-upaya maksimal lahir dan batin agar pandemi Covid-19 segera berakhir. Ujungnya, bangsa Indonesia dapat terselamatkan serta terlindungi kehormatannya dari segala marabahaya bencana, khususnya Covid-19. []

Komentar Pembaca
Bengkel Di Setiabudi Terbakar

Bengkel Di Setiabudi Terbakar

MINGGU, 04 OKTOBER 2020 , 17:51:00

Kopassus-Koopsus TNI Gelar Olahraga Bersama Di Makopassus Cijantung
Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

JUM'AT, 11 SEPTEMBER 2020 , 19:22:00