Kritik Demo Berhari-hari Di Musim Pandemi, Warganet Kick Balik Iwan Fals

Seleb  RABU, 14 OKTOBER 2020 , 08:26:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kritik Demo Berhari-hari Di Musim Pandemi, Warganet Kick Balik Iwan Fals

Iwan Fals/Net

Sikap musisi legendaris Iwan Fals tentang Omnibus Law UU Cipta Kerja menuai kontroversi di media sosial.

Iwan Fals menyindir para demonstran yang turun ke jalan menolak UU Omnibus Law di saat wabah Covid-19 semakin tinggi di Indonesia.

Melalui akun Twitternya, sindiran pelantun lagu Surat Buat Wakil Rakyat tersebut mengaku heran saat musim pandemi Covid-19, namun masyarakat justru nekat melakukan unjuk rasa sampai berhari-hari.

"Tak pikir-pikir, sebagian orang Indonesia ini pemberani ya, musim pandemi gini masih aja demo," kata Iwan Fals melalui akun Twitternya yang dikutip Rabu (14/10).

Sikap penyanyi yang eksis melalui lagu-lagu Balada ini pun mendapat cibiran dari warganet.

Mereka mengatakan jika Iwan Fals saat ini sudah berubah, tidak vokal seperti dulu lagi.

"Ya berani.. Musim pendemi gini masih ngurusin uu ciptaker dan pilkada.. Bukannya fokus ngurusin corona..!," komentar akun @wi_orangbiasa.

"Setidaknya kami tdk takut corona, ketimbang dirimu yg takut tdk bisa dapat makan dari penguasa, "ingat lagu penguasa-penguasa, berilah hambamu uang" sukses akhirnya dikasih....," kata akun @yosi1402.

"Berani kaya bang Iwan jaman dulu," tulis akun @_fardika.

"Bisa jadi karena mereka tumbuh dewasa menghayati lirik2 lagumu bang...," komentar akun @SadmokoHP

"Oligarki lebih mengerikan daripada covid," komentar akun @chocoreetto.

Pandemi Covid-19 yang masih melanda Tanah Air memamg tak menyurutkan masyarakat yang tak puas dengan pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja untuk turun ke jalan menggelar aksi demonstrasi.

Bahkan demo berlangsung selama beberapa hari belakangan, mulai dari yang dilakukan kaum buruh, mahasiswa hingga terbaru dari kelompok yang mengatasnamakan aliansi anak negeri (ANAK NKRI) dan PA 212.

Dari data Satgas Penanganan Covid-19 per Selasa (13/10), jumlah kasus positif masih bertambah 3.906 kasus.

Dengan tambahan tersebut, total kasus positif sudah 340.622. Sedangkan untuk kasus sembuh totalnya sudah 263.296 kasus setelah ada tambahan pasien sembuh sebanyak 4.777 kasus. [dod]

Komentar Pembaca
Bengkel Di Setiabudi Terbakar

Bengkel Di Setiabudi Terbakar

MINGGU, 04 OKTOBER 2020 , 17:51:00

Kopassus-Koopsus TNI Gelar Olahraga Bersama Di Makopassus Cijantung
Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

Stadion Patriot Disulap Jadi RS Darurat

JUM'AT, 11 SEPTEMBER 2020 , 19:22:00